
Bagi jamaah Indonesia yang berkunjung ke Arab Saudi, ada banyak merek yang mungkin awalnya terasa asing, tetapi lama-kelamaan menjadi familiar. Salah satunya adalah Almarai.
Di supermarket Madinah, Makkah, maupun kota-kota lain di Arab Saudi, produk Almarai mudah ditemukan, mulai dari susu, yoghurt, laban, keju hingga berbagai produk makanan lainnya. Salah satu yang paling populer adalah Zabadi atau yoghurt Almarai.
Namun, Almarai bukan sekadar merek yoghurt. Di balik kemasannya terdapat perusahaan pangan besar yang telah berkembang selama hampir lima dekade dan memiliki berbagai program sosial. Yang menarik bagi jamaah haji dan umroh, Almarai juga ikut mendukung para relawan yang bertugas melayani jamaah selama musim haji.
Mengenal Almarai
Almarai didirikan pada tahun 1977 dan berkantor pusat di Riyadh, Arab Saudi. Perusahaan ini berkembang menjadi salah satu perusahaan makanan dan minuman besar di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara.
Almarai dikenal memiliki bisnis yang terintegrasi, mulai dari produksi, pengolahan hingga distribusi. Perusahaan juga memiliki jaringan cold chain yang membantu menjaga kualitas dan kesegaran produk dairy selama proses distribusi.
Produk Almarai kini tidak hanya susu dan yoghurt, tetapi juga mencakup berbagai kategori makanan dan minuman lainnya.
Yoghurt Almarai Memimpin Pasar Saudi
Popularitas yoghurt Almarai bukan sekadar karena mudah ditemukan di supermarket.
Dalam laporan tahunan 2025, Almarai mencatat bahwa kategori Zabadi atau yoghurt memiliki 62% pangsa nilai pasar di Arab Saudi dan menempati posisi nomor satu. Bisnis dairy Almarai pada tahun yang sama menghasilkan pendapatan sekitar SAR 12,8 miliar.
Angka ini menunjukkan betapa kuatnya posisi Almarai dalam kehidupan konsumen Saudi.
Bagi jamaah Indonesia, istilah Zabadi (زبادي) juga penting untuk dikenali. Dalam bahasa Arab, zabadi berarti yoghurt. Jadi, ketika melihat tulisan tersebut di supermarket, sebenarnya jamaah sedang melihat produk yoghurt.
Pilihan Yoghurt Almarai
Almarai menyediakan berbagai jenis yoghurt, antara lain Full Fat Zabadi, Low Fat Zabadi, Fat Free Zabadi, serta Greek Style Yoghurt dengan berbagai rasa seperti strawberry, blueberry dan mangga.
Pilihan tersebut membuat konsumen dapat menyesuaikan yoghurt dengan selera maupun kebutuhan mereka.
Jamaah juga akan menemukan istilah laban di supermarket. Secara sederhana, laban merupakan produk susu fermentasi yang berbeda dari yoghurt dan umumnya lebih cair. Mengenal istilah-istilah ini akan membantu jamaah ketika berbelanja di Arab Saudi.
Bagaimana Menjaga Yoghurt Tetap Segar di Negeri Gurun?
Arab Saudi memiliki iklim yang panas. Karena itu, distribusi produk susu membutuhkan sistem penyimpanan dan transportasi yang baik.
Almarai menggunakan sistem bisnis terintegrasi dan jaringan cold chain untuk membantu menjaga kesegaran, keamanan, dan kualitas produk selama proses distribusi.
Jadi, ketika jamaah membeli yoghurt dingin di supermarket Madinah, produk tersebut sebenarnya telah melewati rantai produksi dan distribusi yang panjang sebelum sampai ke tangan konsumen.
Almarai dan Program Sosial
Cerita tentang Almarai tidak berhenti pada bisnis. Perusahaan juga memiliki berbagai program tanggung jawab sosial di bidang pangan, pendidikan, kesehatan, pengembangan generasi muda dan kegiatan kemasyarakatan.
Program-program tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat Saudi dan negara-negara di kawasan GCC. Almarai juga memperoleh penghargaan CSR dari Kementerian Sumber Daya Manusia dan Pembangunan Sosial Saudi pada 2025.
Mendukung Relawan yang Melayani Jamaah Haji
Bagian yang paling relevan bagi jamaah Indonesia adalah keterlibatan Almarai dalam mendukung pelayanan selama musim haji.
Pada musim Haji 1447 H/2026, Almarai bekerja sama dengan Saudi Red Crescent Authority untuk menyediakan 60.000 makanan bergizi bagi relawan dan tim operasional yang bertugas selama musim haji. Dukungan tersebut ditujukan untuk membantu mereka menjalankan tugas kemanusiaan dan pelayanan kepada jamaah.
Pada musim Haji 1446 H/2025, Almarai juga mendukung para relawan melalui kerja sama dengan organisasi terkait, termasuk menyediakan makanan bagi 5.000 relawan yang membantu pelayanan jamaah.
Dukungan tersebut memberikan gambaran bahwa sebuah perusahaan makanan dapat ikut mengambil bagian dalam ekosistem pelayanan jamaah di Tanah Suci.
Tips Membeli Yoghurt Almarai untuk Jamaah
Jamaah yang ingin mencoba yoghurt Almarai dapat memperhatikan beberapa hal sederhana.
Pertama, kenali jenis produknya. Zabadi adalah yoghurt, sedangkan Greek Style Yoghurt umumnya memiliki tekstur lebih kental.
Kedua, pilih ukuran sesuai kebutuhan. Untuk konsumsi pribadi, kemasan kecil lebih praktis. Untuk keluarga, tersedia pula ukuran yang lebih besar.
Ketiga, perhatikan tanggal kedaluwarsa dan pastikan yoghurt tetap disimpan dalam kondisi dingin. Setelah membeli, sebaiknya segera masukkan kembali ke lemari pendingin.
Penutup
Almarai mungkin awalnya hanya terlihat sebagai merek susu dan yoghurt yang banyak ditemukan di supermarket Arab Saudi. Namun, jika ditelusuri, merek ini memiliki cerita yang jauh lebih besar.
Didirikan pada 1977, Almarai berkembang menjadi salah satu perusahaan makanan terbesar di kawasan MENA. Produk yoghurt atau Zabadi bahkan memiliki 62% pangsa nilai pasar Saudi pada 2025.
Bagi jamaah haji dan umroh, Almarai juga menarik karena perusahaan ini ikut memberikan dukungan kepada para relawan yang bekerja melayani jamaah.
Jadi, ketika melihat satu cup yoghurt Almarai di supermarket Madinah atau Makkah, kita tidak hanya sedang melihat produk makanan. Di baliknya ada perjalanan panjang sebuah perusahaan yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Saudi dan turut mendukung berbagai kegiatan sosial di Tanah Suci.