
Menjual sajadah untuk berbagai kebutuhan, dengan ragam motif, ukuran dan bahan, seperti: souvenir oleh-oleh haji/umroh, hampers sajadah, sajadah masjid, sajadah keluarga, berbagi sajadah Ramadhan, hingga sajadah kebutuhan personal (sajadah ukir nama)
Cara membujuk anak kita sholat dengan memberi kenyamanan menggunakan sajadah anak
Nikmati kemudahan perjalanan anda ke mana pun tanpa melupakan sholat dengan sajadah travel
Bagikan hadiah sajadah dalam bentuk hampers agar selalu berkesan
New Arrival

Di Indonesia sendiri, tradisi membagikan sajadah sebagai oleh-oleh pasca menunaikan ibadah haji atau umrah telah mengakar kuat menjadi budaya masyarakat. Ketika para jamaah kembali ke Tanah Air, sanak saudara dan kerabat biasanya datang bersilaturahmi, dan sajadah menjadi salah satu buah tangan favorit selain air zamzam dan kurma. Memberikan hadiah berupa sajadah bukan sekadar tradisi berbagi, melainkan memiliki makna emosional dan spiritual yang mendalam. Saat seseorang menerima hadiah sajadah, hatinya seringkali akan tersentuh. Hadiah ini seolah menjadi pesan cinta dan pengingat lembut untuk selalu mendirikan sholat. Ada ikatan batin yang terbangun, di mana setiap kali sajadah tersebut digelar untuk bersujud, pahala kebaikan diyakini akan terus mengalir, baik bagi yang menggunakannya maupun bagi yang menghadiahkannya. Dari sinilah TOKO HAMIDAH sebagai toko sajadah terlengkap di kota Jogja ikut terketuk hati ingin berpartisipasi dalam penyebaran ide baik dalam hal beramal jariyah… Mudah-mudahan ikut terlimpahkan pahala dari Allah…aamiin š¤²
Ā
Ibadah yang khusyuk berawal dari kenyamanan. Di toko kami, kami memahami bahwa setiap orang memiliki kebutuhan yang berbeda-beda. Itulah mengapa kami menyediakan berbagai pilihan koleksi lengkap:
Sajadah Travel: Solusi tepat bagi Anda yang dinamis. Berbahan ringan, mudah dilipat hingga seukuran saku, dan biasanya tahan air (waterproof), siap menemani perjalanan Anda tanpa memakan ruang di tas.
Sajadah Anak: Hadir dengan motif ceria dan warna-warni yang menggemaskan untuk memotivasi si kecil agar lebih semangat belajar salat sejak dini.
Sajadah Oleh-oleh Haji & Umroh: Sajadah berkualitas dengan harga yang lebih ekonomis, sangat cocok untuk dibagikan sebagai buah tangan yang berkesan bagi kerabat dan sahabat.
Sajadah Mini / Kepala: Praktis dan efisien. Fokus hanya untuk area sujud (dahi), cocok dibawa saat bepergian atau digunakan di area kantor yang ruangnya terbatas.
Sajadah Bludru: Pilihan klasik yang tak lekang oleh waktu. Tekstur kainnya yang lembut dan mengkilap memberikan kesan mewah dan elegan pada setiap sujud Anda.
Sajadah Tebal (Busa): Dirancang khusus untuk kenyamanan ekstra. Dilengkapi busa empuk di dalamnya, sangat direkomendasikan bagi lansia atau Anda yang sering merasa nyeri lutut saat sujud di lantai keras.
Sajadah Raudhah: Membawa suasana syahdu Masjid Nabawi ke rumah Anda. Dengan motif ikonik khas Raudhah, sajadah ini menjadi obat rindu bagi Anda yang mendambakan suasana tanah suci.
Sajadah Masjid (Roll): Karpet sajadah panjang berkualitas tinggi yang tahan lama dan empuk, dirancang khusus untuk kenyamanan jamaah di masjid maupun musala.
Di samping nilai spiritual dan sosialnya, seiring waktu sajadah juga berevolusi untuk menunjang kenyamanan fisik, yang pada akhirnya membantu kekhusyukan ibadah. Melaksanakan sholat di atas sajadah yang empuk, dingin, dan halus memberikan manfaat yang sangat signifikan. Secara fisik, bantalan yang empuk akan mengurangi tekanan dan benturan pada persendian lutut, pergelangan kaki, dan dahi saat bersujudāsangat bermanfaat bagi jamaah lansia atau yang memiliki masalah sendi. Selain itu, tekstur yang halus dan sensasi dingin pada kulit membantu menenangkan pikiran, membuat tubuh lebih rileks, serta mencegah lecet atau iritasi kulit saat bergesekan dengan alas.
Untuk mencapai tingkat kenyamanan tersebut, industri tekstil kini menggunakan beragam inovasi bahan dasar dalam pembuatan sajadah. Berikut adalah beberapa bahan yang paling umum ditemui:
Bludru (Velvet): Ini adalah primadona bahan sajadah. Bludru menawarkan tekstur bulu-bulu pendek yang sangat halus, rapat, dan tebal. Selain memberikan kenyamanan maksimal saat sujud, bahan ini juga menampilkan kilau warna yang memberikan kesan mewah dan elegan.
Kain (Katun dan Poliester): Bahan ini sangat populer untuk jenis sajadah travel. Karakteristiknya yang tipis, ringan, dan mudah dilipat / digulung membuatnya sangat praktis untuk dibawa bepergian atau dimasukkan ke dalam saku.
Sutra (Silk): Digunakan untuk sajadah kelas premium. Sutra memberikan sensasi yang sangat dingin saat disentuh kulit, luar biasa lembut, dan memantulkan cahaya dengan indah. Biasanya sajadah sutra memiliki harga yang cukup tinggi.
Busa (Memory Foam): Merupakan inovasi modern untuk sajadah ortopedi. Di balik lapisan luar (biasanya bludru), ditanamkan busa tebal yang bisa mengikuti lekuk tubuh. Bahan ini memberikan dukungan optimal dan rasa empuk yang sangat memanjakan persendian.
Tenun atau Rajut (Kilim): Sajadah dengan bahan ini biasanya terbuat dari benang wol atau katun tebal yang ditenun dengan gaya tradisional. Teksturnya sedikit lebih kasar namun sangat kuat, awet, dan memiliki nilai seni etnik yang tinggi.
Dari selembar pelepah kurma di padang pasir hingga lembaran bludru mewah berteknologi memory foam, evolusi sajadah menunjukkan bagaimana umat Islam terus berupaya memberikan fasilitas terbaik untuk momen pertemuan yang paling sakral dengan Rabb-nya.
Sajadah telah menjadi elemen yang tak terpisahkan dari ibadah keseharian umat Muslim. Berasal dari akar kata Arab āsajadaā yang berarti sujud, alas ini berfungsi utama untuk memastikan tempat kita meletakkan dahi, hidung, tangan, lutut, dan kaki dalam keadaan suci. Namun, bagaimana sebenarnya sejarah penggunaan sajadah ini dimulai? Di masa awal Islam, Rasulullah ļ·ŗ lebih sering melaksanakan sholat secara langsung di atas tanah atau pasir masjid sebagai bentuk kerendahan diri yang paling murni kepada Sang Pencipta. Meski demikian, literatur hadits juga mencatat bahwa Nabi Muhammad ļ·ŗ sesekali menggunakan alas berupa khumrah, yaitu tikar kecil yang terbuat dari anyaman pelepah kurma.
Seiring dengan meluasnya syiar Islam ke berbagai penjuru dunia dengan beragam kondisi geografis, penggunaan alas kain berbentuk sajadah mulai populer untuk menjaga kebersihan dari najis dan debu.
Ketika berbicara tentang industri sajadah di era modern, nama negara Turki hampir selalu menduduki posisi puncak. Kepopuleran pabrik sajadah asal Turki bukanlah tanpa alasan. Turki memiliki akar sejarah yang sangat panjang dalam kesenian menenun karpet (permadani) peninggalan era Kesultanan Utsmaniyah (Ottoman). Para pengrajin Turki mewarisi keahlian memadukan benang berkualitas tinggi dengan motif-motif Islami yang bernilai seni tinggi, seperti kaligrafi, ornamen floral, dan siluet arsitektur masjid. Perpaduan antara tradisi kualitas tinggi dan kapasitas produksi pabrik modern menjadikan āSajadah Turkiā diakui dunia sebagai standar kualitas yang premium, awet, dan sering menjadi suvenir incaran para jamaah haji maupun umrah.